HEAVENOUS

Komitmen

Posted on: September 17, 2012

Yeremia 29:11-14

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu; apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati, Aku akan memberi kamu menemukan Aku, demikianlah firman TUHAN, dan Aku akan memulihkan keadaanmu dan akan mengumpulkan kamu dari antara segala bangsa dan dari segala tempat ke mana kamu telah Kuceraiberaikan, demikianlah firman TUHAN, dan Aku akan mengembalikan kamu ke tempat yang dari mana Aku telah membuang kamu.”

Shalom!

Sebuah keluarga yang kacau pasti akan terpecah-belah, tetapi Tuhan berjanji bahwa semuanya akan Tuhan pulihkan menjadi lebih baik (dipersatukan kembali) asalkan keluarga tersebut mau mencari Tuhan. Keinginan Tuhan adalah membuat kehidupan kita menjadi lebih baik. Jika sejak muda kita memiliki komitmen untuk hidup seimbang, maka kita akan menikmati hari tua yang indah karena kita tetap sehat. Ketika pengeluaran lebih besar dari pendapatan, maka kita akan mengalami kekurangan dalam keuangan. Memiliki teman banyak lebih baik dibanding memiliki harta banyak tetapi kikir.

Kita akan menjadi orang yang paling tidak bahagia ketika kita tidak memiliki komitmen dengan Tuhan. Merdeka berarti mengalami kebebasan jiwa dalam kehidupannya. Memiliki segala kenikmatan jasmani/materi tetapi tidak diimbangi dengan kekayaan hikmat yang luhur (kerohanian yang sempurna) hanya akan merugikan kita. Dalam berbisnis, hendaklah kita memiliki tujuan yaitu untuk kemuliaan Tuhan, menjadi berkat bagi pembeli, memaksimalkan potensi para pegawai dan memperoleh keuntungan yang halal. Semua yang kita miliki adalah milik Tuhan, maka mintalah petunjuk Tuhan dalam “menjalankan” milik-Nya.

Sukses berarti tetap menghargai komitmen dan hubungan-hubungan dengan orang lain. Pernikahan adalah belajar kesetiaan sampai mati. Belajarlah untuk menjadi pendengar yang baik. Kecantikan batiniah (inner beauty) akan berdampak kepada kecantikan jasmani. Kesuksesan berarti mengalami keseimbangan kehidupan dalam segala hal (keluarga & karir). Dalam pernikahan, kita harus memiliki time management conflict (tidak berlarut-larut). Kita harus memiliki hubungan yang baik dengan pasangan kita, karena dialah sahabat kita yang mau mengerti dan menerima kita apa adanya. Jangan buang waktu dengan sembarangan orang karena pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik. Kita boleh berteman banyak tetapi kita harus selektif memilih sahabat.

Kita memiliki banyak potensi yang luar biasa, karenanya berkomitmenlah dengan Tuhan untuk selalu meng-update & meng-upgrade diri kita setiap hari sehingga “nilai” diri kita pun akan naik, memiliki hubungan-hubungan yang lebih baik dengan orang lain dan menikmati kelimpahan berkat Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.

Tags:

Category

%d bloggers like this: