HEAVENOUS

Open Heaven Living (Kehidupan Di Bawah Langit Terbuka)

Posted on: June 13, 2012

EFESUS 6:11-12

Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.”

Shalom!

Ketika seseorang berkelakuan tidak berkenan kepada Tuhan, maka malaikatlah yang ditegur Tuhan (Wahyu 2:1,8,12,18). Kita memiliki malaikat yang mirip dengan kita untuk melayani kita jika kita berkenan kepada Tuhan (Kisah Rasul 12:13-15, Matius 18:10).

Iblis pertama-tama membuat sebuah kubu/benteng (tipu muslihat) untuk membuat berkat Tuhan terhalang bagi umat-Nya. Iblis menggunakan orang-orang yang tidak percaya Tuhan untuk menjadi batu sandungan bagi orang-orang percaya. Inilah yang membuat ada orang Kristen “yang diberkati” dan orang Kristen “yang tidak diberkati” (sebenarnya berkat surga memang selalu mengalir tapi tak pernah diterima).

Kita harus menggunakan perlengkapan senjata Allah (bukan senjata kita) untuk melawan penguasa di alam roh (2 Korintus 10:4-5). Perlu diketahui bahwa setiap daerah memiliki “penguasa”-nya masing-masing sehingga memiliki “pertarungan”-nya masing-masing. Iblis yang menguasainya pun ada tingkatannya tergantung luas wilayahnya (dari tingkatan paling tinggi ke paling rendah: pemerintah, penguasa, penghulu, roh jahat).

Orang yang berada di bawah “kubu itu” ada tiga jenis, yaitu:

  1. Orang yang berdoa namun sia-sia karena hidupnya tidak berkenan kepada Tuhan (1 Korintus 4:9)
  2. Orang yang berdoa namun doanya terhalang oleh “kubu itu” karena hanya ingin memuaskan hawa nafsunya/salah meminta (Yakobus 4:2-3, Mazmur 106:14)
  3. Orang yang berdoa dan doanya menembus “kubu itu” sehingga langit terbuka dan mujizat Tuhan terjadi (Matius 3:16). Ketika kita terhubunga dengan seseorang yang “langitnya terbuka” maka langit kita akan terbuka juga, karena langit yang terbuka itu akan selalu mengikuti kemana orang tersebut melangkah. Nikmatilah dahulu ketika kita merasakan langit yang terbuka itu, dan jangan terburu-buru meminta berkat Tuhan.

Orang yang “langitnya” terbuka pasti hidupnya berbahagia (selalu diberkati), namun orang yang “langitnya” tertutup mulai menggunakan strategi manusia untuk menyelesaikan permasalahan hidupnya. Kita berdoa agar langit terbuka, sedangkan kita beribadah untuk memenangkan peperangan rohani. Keadaan malaikat kita untuk memenangkan peperangan rohani tergantung keadaan kerohanian kita karena keberadaan malaikat kita mirip dengan kita. Ketika kita berdoa namun orang lain yang mendapatnya berarti kita sedang kalah dalam peperangan roh sehingga berkat kita dicuri iblis (Yakobus 1:17). Tuhan Yesus memberkati.

Category

%d bloggers like this: