HEAVENOUS

Rahasia Pengurapan Kristus

Posted on: April 22, 2012

Shalom!

Kita berhasil karena Roh Kudus bukan karena kekuatan kita, agar kita menjadi saksi dalam setiap hal yang kita lakukan. Iman terletak pada keberadaan Roh Kudus dalam diri kita bukan talenta yang dimiliki; karenanya terkadang Tuhan izinkan untuk kita kehilangan ‘kebanggaan’ kita agar kita belajar untuk tak beriman pada hal itu.

Tuhan melihat hati dan Ia masih mencari hati yang rendah hati untuk dipakainya secara luar biasa. Kunci kehidupan yang diberkati adalah pengurapan Roh Kudus dalam diri kita sehingga kita akan menjadi berkat dimanapun berada bagaimanapun keadaannya. Berkatlah yang akan mengejar kita, bukan kita yang mengejar berkat. Kuncinya adalah hidup berbeda pada zamannya. Matius 3:4-6 berkata Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan. Maka datanglah kepadanya penduduk dari Yerusalem, dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan. Lalu sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan.” Tuhan ingin agar kita ‘hidup berbeda’ (tak serupa) dengan dunia untuk ‘menampar’ mereka yang sedang ‘tertidur’ (terbiasa hidup biasa-biasa saja dan merasa sudah ‘benar’).

Kerajaan Surga tidak hanya sebatas perkataan tetapi berbicara tentang kuasa yang memberi hidup yang kekal yang tak bisa diberikan oleh dunia. Selalu lakukanlah yang terbaik untuk kemuliaan nama Tuhan. Bukan ‘penampilan luar’ yang membuat kita ‘menarik’ orang kepada Tuhan, tetapi yang Tuhan cari ada di setiap kita adalah:

  1. Karakter Kristus yang lebih dari segalanya di dalam diri kita. Hanya Yesus yang ditinggikan/disembah dan salib-Nya saja yang ditegakan, hendaklah Kristus makin bertambah dan kita semakin berkurang. Let Holy Spirit drives life, not potency. Rindukanlah untuk dipakai Tuhan secara luar biasa, bukan biasa-biasa saja. Kita bukan hanya sekedar ‘hamba Tuhan’ tetapi ‘sahabat Tuhan’ karena seorang sahabat tahu apa yang dilakukan sahabatnya tetapi hamba tidak tahu apa yang dilakukan oleh tuannya. Tuhan menghendaki kematian kedagingan terlebih dahulu sebelum kita diurapi (itulah sebabnya Daud diurapi melalui tanduk binatang, sedangkan Saul hanya melalui tangan seorang nabi). Kemurnian karakter dan ketaatan kita diuji disaat kita sedang sendirian.
  2. Kesucian. Hendaklah kita menjauhkan diri dari hal-hal yang bisa mencemari kita (bad influence). Life is dangerous. Jangan bahayakan hubungan kita dengan Tuhan, pasangan dan ‘para penonton’ kita. Mujizat kreatif bisa terjadi jika kita belajar takut akan Tuhan.
  3. Keintiman dengan Tuhan adalah segalanya dan terpenting. Life without God is nothing. Lima menit bersama Tuhan lebih berarti dibanding lima jam melihat kebangkitan orang mati. Percayalah ketika kita intim dengan Tuhan, orang mati akan dibangkitkan melalui hidup kita. Sukses bukan soal ‘jumlah’ tetapi bagaimana kita tetap bahagia hidup di dalam Tuhan dalam keadaan apapun. Tuhan Yesus memberkati.

Category

%d bloggers like this: