HEAVENOUS

Barisan Tentara Allah

Posted on: March 11, 2012

Salah satu pesan Tuhan untuk memasuki tahun 2012 adalah peperangan rohani, karena Tuhan mengasihi semua manusia. Menjelang kedatangan-Nya, Tuhan sedang melepaskan gelombang kuasa kasih Tuhan, sehingga terjadi keselamatan jiwa beribu-ribu laksa. Tuhan ingin agar semua manusia diselamatkan, sedangkan iblis hanya mau mencuri, membunuh dan membinasakan dengan cara menghasut manusia agar tidak percaya kepada Tuhan sehingga akhir hidupnya hancur.

Jika memperhatikan hal tersebut maka bisa dibayangkan, di tahun 2012 dan seterusnya akan terjadi peperangan rohani yang semakin dahsyat. Oleh karena itu saat ini Tuhan sedang mengajak setiap kita untuk menjadi teman sekerja Allah, agar bergabung ke dalam barisan tentara Allah yang dahsyat juga.

Berdasarkan kisah pasukan Gideon dalam Hakim-Hakim 7, dimana Tuhan hanya memilih 300 orang untuk berperang. Tuhan memilih mereka karena bergairah, beriman, mengasihi Tuhan dan berani untuk melakukan kebenaran Firman Tuhan, serta tidak kompromi dengan dosa.

Tuhan sedang membangkitkan generasi baru yaitu generasi pelayan Tuhan yang dipenuhi dengan iman dan yang akan mengantisipasi hal-hal baru yang akan Tuhan kerjakan di dalam pelayanan karena meraka begitu bergairah akan rencana-rencana Tuhan bagi kehidupan dan pelayanan mereka (tidak takut terhadap perubahan). Cirinya mereka memiliki belas kasihan dan hidup di dalam kekudusan.

Tuhan serius dan sedang membangkitkan tentara-Nya yang berani menghadapi musuh, berbelas kasihan dan berani hidup di dalam kekudusan. Untuk bergabung di dalam barisan tentara Allah yang dahsyat, maka kita harus menjadi orang yang berkenan di hadapan Allah, yaitu “beriman kepada Allah” (Ibrani 11:6).

Ciri orang yang beriman kepada Allah adalah:

  1. Konsisten mempunyai waktu untuk bersekutu dengan Tuhan karena meneladani teladan Tuhan Yesus (Markus 1:35, Yohanes 5:19) dan meresponi kerinduan Allah yang selalu ingin bersekutu dengan manusia (Ayub 7:17-18, Ratapan 3:22-23).
  2. Siap menerima resiko ketika mengambil keputusan untuk mengikuti Tuhan Yesus (Markus 13:13, Yohanes 15:18-20).
Kita bisa memilih, mau berkenan di hati Tuhan, atau mengikuti cara-cara duniawi, yaitu “Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.” (1 Yohanes 2:16).
Kita tidak bisa mengikuti kedua-duanya, karena persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Tuhan (Yakobus 4:4). Jika kita ingin mengalami perkenanan Tuhan, maka harus lebih peduli dengan perasaan-Nya Tuhan.
Jika kita menjadi musuh iblis, tetapi sahabat-Nya Tuhan, maka ketika iblis menyerang kita dan kita minta pertolongan Tuhan, Tuhan pasti menolong. Jika Tuhan di pihak kita, siapakah yang bisa melawan kita? Tidak ada! (Matius 28:18)
Sebaliknya, jika kita menjadi musuh-Nya Tuhan, jangan pernah berharap kepada iblis bahwa ia akan  menolong dan menyelamatkan.
Ketika dibenci oleh semua orang, iblis akan berupaya keras agar kita mau membalas kejahatan dengan kejahatan, membenci orang yang membenci kita, putus asa bahkan kecewa dengan Tuhan, yang tujuan akhirnya adalah agar iman kita kepada Kristus menjadi gugur, dan kalalu iman kita gugur, kita tidak akan berkenan di hadapan Tuhan.
Cara untuk bertahan dan memperoleh keselamatan dari Tuhan adalah melakukan seperti yang Yesus lakukan. Jika musuh kita adalah musuh-Nya Tuhan, maka sesungguhnya peperangan itu milik-Nya Tuhan.
Jadi, di tahun perkenanan Tuhan ini, marilah kita bangkit dengan kekuatan dari Roh Kudus, bersama-sama secara unity, bergerak untuk masuk ke dalam barisan tentara Allah yang dahsyat, dan menyatakan kasih Kristus, sehingga semakin banyak jiwa pindah dari gelapnya dosa, kepada terang Tuhan yang ajaib. Tuhan Yesus memberkati kita berlimpah-limpah.

Category

%d bloggers like this: