HEAVENOUS

Pacaran Secara Kristen

Posted on: March 6, 2012

  • In: imagoDei
  • Comments Off on Pacaran Secara Kristen
  1. Proses peralihan dari “Subjective Love” ke “Objective Love”, yaitu member sesuai dengan apa yang baik yang betul-betul dibutuhkan si penerima.
  2. Proses peralihan dari “Envious Love” (kecemburuan negatif yang ingin mengambil dan merebut apa yang tidak menjadi haknya –melakukan hubungan seksual, wewenang mengatur kehidupan) ke “Jealous Love” (kecemburuan positif yang menuntut apa yang memang menjadi haknya –kesempatan untuk dialog, pelayanan ibadah pada Tuhan).
  3. Proses peralihan dari “Romantic Love” (kasih yang tidak realistis –hanya penuh cumbu rayu dan bersenang-senang) ke “Real Love” (pacaran Kristen boleh dinikmati tetapi harus berpegang pada hal-hal yang realistis).
  4. Proses peralihan dari “Activity Center” (hanya berpusat pada hal-hal fisik sehingga pacaran lama pun tetap merupakan dua pribadi yang saling tidak mengenal) ke “Dialog Center” (interaksi antara dua pribadi secara utuh, sehingga hasilnya suatu pengenalan yang benar dan mendalam).
  5. Proses peralihan dari “Sexual Oriented” ke “Personal Oriented” karena pacaran bukanlah saat untuk melatih dan melampiaskan kebutuhan seksual, tetapi orientasinya adalah pada pengenalan pribadi yang mendalam.

Jadi, masa pacaran tidak lain daripada masa persiapan pernikahan. Oleh karena itu pengenallan pribadi yang mendalam adalah “keharusan”. Melalui dialog, kita akan mengenal beberapa hal yang sangat utama sebagai dasar pertimbangan apakah pacaran akan diteruskan atau putus sampai disini. Pernikahan bukanlah sesuatu hal untuk dipermainkan, maka pacaran pun juga bukan hal untuk main-main. Jangan berkata karena engkau masih muda maka engkau dapat melakukan pacaran dengan bebas. Kalau tidak ingin menyakiti orang lain dan diri kita sendiri, berhentilah bermain-main dalam pacaran, dan bangun hubungan untuk mempersiapkan diri memasuki hal yang lebih dalam lagi. Tuhan memberkati.

Category

%d bloggers like this: