HEAVENOUS

Penyertaan Tuhan

Posted on: February 5, 2012

Ulangan 31:6

Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.”

Perkenanan Tuhan tidak diukur dari baik atau tidaknya keadaan kita, namun dari ada atau tidaknya penyertaan Tuhan dalam hidup kita meski keadaan sedang tidak baik. Jangan takut sebab Tuhan menyertai anak-anak-Nya! Sebagai anak-Nya, kita harus mengerti ‘etika’ untuk bersama-sama/berjalan dengan Allah yang besar dan dahsyat. Bagaimana agar kita selalu disertai Tuhan sehingga mengalami multiplikasi dan promosi?

  1. Responsif terhadap Firman Tuhan. 1 Samuel 3:19 berkata Dan Samuel makin besar dan TUHAN menyertai dia dan tidak ada satu pun dari firman-Nya itu yang dibiarkan-Nya gugur.” Carilah Tuhan dengan kesungguhan hati dan lakukan perintah-Nya dengan segera (penuh antusias dan gairah), perdalam keintiman dengan Tuhan agar hati kita tak ‘tumpul’ dan percayalah…bersama-Nya kita akan dimampukan untuk menaklukan ‘puncak-puncak permasalahan hidup’. “If you want to go fast, walk alone. If you want to go far, walk together.”
  2. Rela didisiplinkan dan diajar untuk dibentuk menjadi yang Tuhan Yesus inginkan, bukan seperti yang kita inginkan. Yesaya 43:1-2 berkata Tetapi sekarang, beginilah firman TUHAN yang menciptakan engkau, hai Yakub, yang membentuk engkau, hai Israel: “Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau.” Kita harus mau dibentuk oleh Tuhan (‘membentuk’ berasal dari kata ‘yatsar’ yang berarti ‘meremas-remas dengan genggaman tangan seorang penjunan). Didisiplinkan berarti mencoba terus-menerus (tidak menyerah). Kita harus mendisiplinkan pikiran (Filipi 4:8), hati (Amsal 4:23) dan perkataan kita karena hanya orang yang ‘bersih’ yang akan disertai Tuhan. Jangan hanya mengejar ‘pemberesan’ dari Tuhan atas masalah-masalah kita, tetapi kejarlah ‘pengajaran’ Tuhan (upgrade to next level) sehingga kita memperoleh hikmat-Nya untuk menjadi berkat bagi orang lain juga.

Lukas 24:27 berkata Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi.” Ketika murid-murid-Nya berniat untuk ‘beristirahat’ (lari dari panggilan Tuhan) –Lukas 24:37, Tuhan Yesus kembali mengingatkan akan pengajaran-Nya sehingga murid-murid-Nya pun memutuskan untuk kembali ke Yerusalem sebab Tuhan menyertai mereka. Tuhan Yesus memberkati.

Category

%d bloggers like this: