HEAVENOUS

Generasi Anak Panah

Posted on: January 22, 2012

“Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda. Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang.”

(Mazmur 127:4-5)

Berbicara mengenai peran orang tua, maka kita sedang berbicara anak-anak panah di tangan pahlawan. Beberapa hal menarik mengenai “anak-anak panah” dan “pahlawan” sbb:

ANAK PANAH

  1. Berbagai bentuk arrowhead. Anak-anak yang Tuhan percayakan pada setiap orang tua adalah pribadi unik yang Tuhan ciptakan sempurna. Dengan  memahami keunikan setiap anak maka orang tua dapat memakai pola asuh yang tepat untuk memaksimalkan seluruh potensi setiap anak-anaknya.
  2. Senjata yang mematikan. Pada zaman Raja Salomo, anak panah adalah senjata yang paling ditakuti, siapa yang terbaik menggunakan panah, dialah yang paling banyak membunuh musuh. Anak-anak yang tidak diarahkan dengan baik berpotensi untuk melakukan hal-hal bodoh yang tidak hanya merugikan dirinya melainkan merugikan orang-orang disekitarnya tetapi dampaknya akan sangat berbeda untuk anak-anak yang diarahkan dengan tepat…mereka akan melakukan hal0hal yang besar dan menjadi berkat bagi orang lain.

PAHLAWAN

  1. Hanya orang yang tepat. Seorang yang memegang panah hanyalah orang terpilih yang terlatih untuk menggunakannya. Maka dari itu orang tua harus terus-menerus berlatih dan memperlengkapi dirinya sedemikian rupa supaya dapat mengarahkan anak-anaknya menjadi pribadi-pribadi terbaik untuk kemuliaan Tuhan. Seorang pahlawan dituntut untuk memiliki stamina yang prima baik secara fisik maupun mental untuk mengatasi segala kondisi dan terus berjuang untuk mencapai tujuannya. Jangan patah semangat bahkan menyerah apabila setiap hal yang kita tanamkan pada anak-anak belum terlihat hasilnya dalam waktu singkat. Dibutuhkan waktu dan proses yang panjang untuk membentuk seorang anak.
  2. Punya batas waktu. Sebelum diluncurkan anak panah harus berada pada sebuah busur sementara waktu. Pada saat yang tepat, Sang Pahlawan akan melepaskan anak panah tersebut menuju sasaran yang tepat. Begitu pula dengan waktu terbatas yang dimiliki oleh setiap orang tua dalam mendampingi anak-anaknya. Orang tua harus dapat menggunakan waktu yang ada dengan bijaksana. Kita dapat mengoptimalkan waktu tersebut dengan hal-hal yang bersifat membangun, memperlengkapi dan memperkaya anak-anak kita secara fisik, emosi, moral dan spiritual.

Jadilah orang tua yang berbahagia karena tabung panahnya terisi dengan anak-anak panah yang luar biasa.

Category

%d bloggers like this: