HEAVENOUS

Rahasia Perkenanan Tuhan

Posted on: January 10, 2012

Shalom!

Bersyukurlah karena kita sudah ada di tahun 2012, percayalah tahun ini lebih baik dari tahun lalu karena tahun ini adalah tahun perkenanan Tuhan. Hal penting yang harus dilakukan di tahun ini yaitu kita harus hidup berkenan kepada Tuhan. 2 Korintus 6:2 berkata Sebab Allah berfirman:  “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau,  dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.”  Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu.” Perkenanan Tuhan berbicara tentang: (1)Kairos/waktunya Tuhan – jangan lewatkan waktu demi waktu yang penuh arti di tahun ini agar kita tidak kehilangan segala-galanya; (2)Kita telah didamaikan dengan Tuhan (2 Korintus 5:19-20) – damai yang dari Tuhan yang ada dalam diri kita memampukan kita untuk ‘mempengaruhi/mengontrol’ situasi, kondisi dan lingkungan, bukannya ‘dipengaruhi’ (Markus 4:35-41); (3)Diselamatkan dari dosa.

Berbicara tentang orang yang berkenan kepada Tuhan, kita perlu belajar dari kehidupan Raja Daud (Kisah Rasul 13:22,36), kita harus melakukan apa yang Bapa kehendaki di zaman ini. Daud bisa mendapat perkenanan Tuhan karena:

  1. Daud mempunyai sebuah kerinduan untuk ada di dalam hadirat Tuhan. Meskipun kecelakaan menghalanginya untuk memindahkan tabut Allah ke Yerusalem, namun Daud tetap mengejar/mengusahakan dengan sungguh-sungguh agar tabut Allah dapat dipindahkan ke Yerusalem dengan memperbaiki kesalahannya sehingga hadirat Tuhan ada di Yerusalem. Berdasarkan terjemahan Bahasa Inggris Mazmur 69:10, cinta = zeal = semangat, hal inilah yang senantiasa memampukan kita untuk mengasihi Tuhan dan tidak undur dalam melakukan kehendak Bapa. Hendaklah kita memiliki gaya hidup yang mengasihi Tuhan tanpa alasan agar kita tidak menjadi kecewa ketika Tuhan ‘sepertinya’ tidak memberkati kita. Di dalam hadirat Tuhan, kita akan mendapatkan segalanya.
  2. Daud mempunyai sikap hati yang benar di hadapan Tuhan (Mazmur 26:2). Daud menjaga hatinya karena ia tahu bahwa hati adalah pusat intelek, perasaan, kehendak dan sumber kehidupan (Amsal 4:23). Hati adalah tempat di mana Tuhan mencurahkan hikmat dan pengertian (1 Raja-Raja 3:9,12). Menjaga hati berarti memperbesar kapasitas hati. Dengan hikmat yang Tuhan beri, kita akan mengetahui cara berdoa (1 Raja-Raja 3:6-8) dan waktu berdoa yang berkenan kepada Tuhan, yaitu jika hati kita ‘beres’ di hadapan Tuhan (Mazmur 69:14).
  3. Daud memiliki pandangan yang benar tentang Mamon/uang (1 Tawarikh 29:10-18). Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon. (Matius 6:24). Hendaklah kita tidak terikat dengan dunia, janganlah mengejar berkat (cinta uang) tetapi kejarlah Tuhan dahulu maka berkat-berkat Tuhanlah yang akan mengerjar kita (Matius 6:33, Pengkhotbah 2:26, 1 Raja-Raja 3:13, Hagai 2:7-10). Tuhan hendak mewariskan hartaNya kepada kita dengan berlimpah-limpah asalkan kita setia dalam persembahan persepuluhan (Amsal 8:18-21). Kunci dari kehidupan yang diberikan adalah pegang (mengklaim) Firman Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.

Category

%d bloggers like this: