HEAVENOUS

Perluas Kemahmu

Posted on: December 4, 2011

Yesaya 54:2-3

Lapangkanlah tempat kemahmu, dan bentangkanlah tenda tempat kediamanmu, janganlah menghematnya; panjangkanlah tali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu! Sebab engkau akan mengembang ke kanan dan ke kiri, keturunanmu akan memperoleh tempat bangsa-bangsa, dan akan mendiami kota-kota yang sunyi.”

Shalom!

Kemah berbicara tentang:

  1. Kehidupan doa. Ketika kita berdoa, ada sebuah proteksi yang Tuhan beri atas kita. Mazmur 91:14-15 berkata Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku. Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.” Dalam terjemahan Bahasa Inggris kalimat ‘hatinya melekat’ ditulis dengan kalimat ‘because he has set his love upon Me’. Esensi dari doa adalah hati yang melekat kepada Tuhan bukan lamanya waktu berdoa. Ketika hati kita melekat kepada Tuhan, hanya dengan mengatakan satu kata saja, sudah dikatakan berdoa dan Tuhan pun akan sangat meresponinya. Pemberian terindah bagi Tuhan adalah hati yang memiliki cinta mula-mula (jatuh cinta) kepadaNya. Akan datang suatu hari bahwa pagar tembokmu akan dibangun kembali; pada hari itulah perbatasanmu akan diperluas.” (Mikha 7:11). Ingatlah, hidupmu seluas doamu. Pagar tembok itu adalah kehidupan doamu, ketika kita berdoa maka pengaruh pelayanan kita, kehidupan, berkat, dsb..yang selama ini terbatas, akan diperluas lagi oleh Tuhan. Tuhan sanggup melindungi kita dengan sempurna beserta seluruh pasukan Surga-Nya. “Lapangkanlah tempat kemahmu… Sebab engkau akan mengembang ke kanan dan ke kiri…”
  2. Kehidupan memberi (giving). “…janganlah menghematnya…” Jangan pelit! Ada pemberian tertentu yang sepertinya tidak masuk akal tetapi hal itu menyenangkan hati Tuhan. Apa yang akan kita tuai di kemudian hari tergantung dari apa yang kita tabor di masa kini. Berkenan atau tidaknya persembahan kita itu tergantung hati kita, bukan soal hartanya saja. Kehidupan giving itu berarti investasi untuk masa depan, meski kita belum melihat hasilnya. ‘giving’ yang luar biasa di mata Tuhan diukur dari 3 hal/unsur berikut, yaitu ada rasa: (1)compassion/belas kasihan – memperhatikan orang-orang kecil (Lukas 10:33); (2)sacrifice/korban – ketika memberi, harus sampai pada tingkat ‘korban’/ada rasa sakit (1 Raja-Raja 17); (3)excellency/Roh yang terbaik – meskipun miskin secara jasmani tapi kaya dalam memberi yaitu dengan memberi dari ‘keringat’ sendiri karena itulah yang menyentuh hati Tuhan, give the best (harta, reputasi, hati) pada Tuhan seperti Yesus yang memberi diri-Nya untuk keselamatan seluruh umat manusia (Matius 26:6).

Percayalah, hidup kita tidak akan stag di tahun depan, tetapi hidup kita akan jauh lebih baik dibanding Tahun ini. Hidup kita bukan saja akan mengalami mujizat Tuhan, tetapi kita akan membuat mujizat, bahkan kita akan menjadi mujizat Tuhan sendiri bagi kehidupan orang lain. Tuhan Yesus memberkati.

Category

%d bloggers like this: