HEAVENOUS

Berjuang Itu Indah

Posted on: November 30, 2011

Ratapan 3:27

“Adalah baik bagi seorang pria memikul kuk pada masa mudanya.”

Shalom!

Jika kita ingin mengalami multiplikasi dan promosi, maka kita harus merdeka dari rasa kecewa dan rasa putus asa. Dunia menghormati orang-orang yang berjuang sampai akhir. Jika saat-saat ini kita sedang berjuang menghadapi pergumulan, ingatlah bahwa kita tidak sendiri, janganlah putus asa, teruslah maju dan mengandalkan Tuhan. Matius 15:22-28 mengisahkan tentang seorang wanita Kanaan yang terus berjuang untuk mendapat kasih karunia Tuhan. Wanita ini tidak putus asa walaupun ia tidak dianggap.

Seorang yang besar di mata Tuhan adalah seorang yang mau terus berjuang walaupun kita sedang diproses. Apa kata Alkitab tentang berjuang? Kata ‘baik’ dalam ayat di atas berasal dari kata ‘tobe’ dalam Bahasa Ibrani yang berarti ‘beautiful, precious’. Berjuang itu indah dan berharga. Ada 3 alasan mengapa Allah sangat menghargai mereka yang mau terus berjuang, yaitu:

  1. Kita sedang diajar lebih percaya dan bergantung kepada Tuhan Yesus Kristus dan firman-Nya. Saat kita berada di masa-masa yang sulit, sebenarnya Tuhan sedang mengajar kita untuk lebih bergantung pada-Nya. Kita harus berjalan bersama Tuhan, jika kita ingin melewati masa-masa yang sulit. Abraham pernah mengalami masa-masa yang sulit tetapi Abraham mau berjalan bersama Tuhan (Kejadian 15:5). Hanya orang-orang yang berjalan bersama Tuhan yang akan mengerti langkah irama Tuhhan, yang mengajar kita untuk melihat jauh ke depan bukan pada besarnya masalah. Lihatlah pada ‘bintang’ (perkara-perkara luar biasa yang telah dikerjakan Tuhan, perbuatan dan kebaikan Tuhan) bukan pada ‘kerikil’ (masalah/pergumulan).
  2. Kita sedang diajar lebih baik dan lebih maju. Tuhan ingin melihat kita lebih baik dan lebih maju dari keadaan semula. Tuhan tidak pernah meninggalkan kita ditengah pergumulan. Tuhan ingin agar kita meninggalkan Horeb menuju Hebron (Ulangan 1:6-7). Horeb menggambarkan kehidupan yang tidak lagi berjalan bersama Tuhan/tidak mau mendengar suara Tuhan sehingga lebih mendengar pendapat manusia (Ulangan 18:16) juga menggambarkan mentalitas rata-rata. Orang yang berada di tengah himpitan akan tinggal dalam ketakutan dan kepanikan sehingga kehilangan arah. Sedangkan Hebron berbicara tentang berkat raja, urapan raja, dan berkat yang melimpah-limpah. Lakukan yang terbaik, terus maju dan jangan putus asa karena Tuhan memiliki rencana terbaik bagi hidup kita.
  3. Tuhan sedang mengubah air mata menjadi mata air. Tuhan ingin memakai kita untuk menjadi berkat bagi banyak orang. “Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat.” (Mazmur 84:7). Tuhan Yesus memberkati.

Category

%d bloggers like this: