HEAVENOUS

Karakter Seorang Penyembah

Posted on: October 17, 2011

Yohanes 4:23

Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.”

Shalom!

Di hari-hari ke depan kita akan melihat banyak orang yang ‘dimunculkan’ Tuhan bukan karena talenta/kehebatannya tetapi karena ia berkenan kepada Tuhan. Marilah kita mencari apa yang Tuhan kehendaki agar Tuhan disenangkan dan kita pun menjadi orang-orang unggulnya Tuhan.

Kolose 1:16b berkata “…segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia” Mobil sport termahal di dunia pun jika digunakan di jalan yang rusak/tidak sesuai rancangan yang sebenarnya -seharusnya dapat dipakai maksimal jika berada di jalan yang bagus- tentunya akan menjadi rusak. Begitu juga jika kita berada di luar rancangan Tuhan, tentunya kita akan mengalami kerusakan. Kita dirancang untuk menjadi penyembah yang benar. Mungkin ada banyak hal-hal yang membuat kita tidak dipandang oleh dunia, tapi mulai sekarang ini jadilah penyembah Tuhan yang benar maka Bapa di Surgalah yang akan menghormati kita. Gereja kita dihormati Tuhan bukan karena gedungnya yang mewah, sound system atau lightingnya tetapi karena pribadi kita sendiri. Sebab TUHAN berkenan kepada umat-Nya…” (Mazmur 149:4a)

Seorang penyembah yang benar akan terbentuk melalui tiga proses ujian, yaitu:

  1. Ujian kegairahan. Tuhan menginginkan kegairahan kita untuk tetap berdoa, memuji dan menyembah-Nya bagaimanapun keadaan kita. Apakah kita masih memiliki ‘passion’ untuk menyenangkan Tuhan? “…mendahului mereka melangkah ke rumah Allah dengan suara sorak-sorai dan nyanyian syukur, dalam keramaian orang-orang yang mengadakan perayaan.” (Mazmur 42:4-5)
  2. Ujian pengorbanan/bayar harga. Seorang penyembah yang benar ditentukan oleh karakter/hatinya yang terbentuk dari sesuatu yang ia beri pada Tuhan (Yohanes 12:3-5). Untuk masuk dalam tingkat penyembahan yang lebih tinggi lagi, kita harus melalui sebuah proses pengorbanan/bayar harga. Ketika Tuhan meminta sesuatu dalam hidup kita, beranikah kita memberikannya? Percayalah, kita akan menerima sesuatu yang jauh lebih baik jika kita mau memberi yang terbaik meskipun sepertinya mustahil.
  3. Ujian kejujuran hati. Markus 11:25 berkata Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.” Seorang penyembah harus memiliki hati yang bersih, murni, jangan ada ‘sesuatu’ yang ditutup-tutupi sekecil apapun itu. Bereskan hatimu! Tuhan Yesus memberkati.

Category

%d bloggers like this: