HEAVENOUS

Saluran Atau Penampungan?

Posted on: October 9, 2011

Kisah Rasul 20:35

“Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.”

Shalom!

Di hari-hari ke depan akan terjadi suatu keadaan dimana spirit gereja mula-mula akan terjadi lagi dalam frekuensi yang lebih tinggi. Ketika kita memberi dengan iman, kita harus mengerti untuk memberi ‘sesuatu yang bernilai’ dan ‘yang menjadi keinginan Tuhan’ sehingga persembahan kita menyenangkan hati-Nya. Kejadian 12:2-3 berkata “Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.” Tokoh-tokoh Alkitab lain yang menjadi teladan iman (Ibrani 11) memberi hanya sebatas untuk dirinya sendiri, sedangkan Abraham disebut sebagai ‘Bapa iman’ karena ia memiliki satu pernyataan dari Tuhan bahwa hidupnya harus menjadi saluran berkat bagi banyak orang (dampak pemberian Abraham tidak hanya untuk dirinya sendiri saja, tetapi untuk orang lain juga). Hendaklah kita tidak hanya menjadi penampung berkat saja tetapi menjadi saluran berkat juga sehingga nama Tuhan dipermuliakan.

Kembangkan talenta yang Tuhan beri pada kita dengan cara memberi dengan tulus (Yohanes 6:5-6). Seringkali kita mempunyai iman hanya sebatas apa yang kita kehendaki bukan seperti yang dikehendaki Allah sehingga kita hanya menerima ‘secukupnya’ bukan ‘berkelimpahan’ (Yohanes 6:11-13). Seringkali kita memberi komentar negatif terhadap Firman Tuhan dan menganggap kita lebih kecil dari masalah sehingga iman itu tak lahir dan kita tak mengalami multiplikasi dan promosi (Yohanes 6:7). Tetapi hendaklah kita memperhatikan sesuatu yang tidak kelihatan lebih dari sesuatu yang terlihat secara kasat mata agar kita tidak salah penafsiran Firman Tuhan. Kita adalah biji mata Tuhan, tak perlu kuatir sebab segala perkara dapat kita tanggung di dalam Kristus, semangatlah! Hukum tabur tuai tetap berlaku.

“Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.” (Lukas 6:38). Tuhan Yesus memberkati.

Category

%d bloggers like this: