HEAVENOUS

Memperhatikan = Menghormati

Posted on: September 11, 2011

Shalom!

Tuntunan Tuhan memasuki Tahun 2011 adalah Tahun Multiplikasi dan Tahun Promosi. Berulang-ulang Gembala kita menekankan untuk memperhatikan perintah-perintah Tuhan. Ternyata ada suatu pelajaran yang sepertinya sederhana namun sangat penting karena jika tidak dilakukan akan merugikan diri kita sendiri, yaitu Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti, maka keturunanmu akan seperti pasir dan anak cucumu seperti kersik banyaknya; nama mereka tidak akan dilenyapkan atau ditiadakan dari hadapan-Ku.” (Yesaya 48:18-19). Dalam Bahasa Inggris kata ‘memperhatikan’ berarti (1)attention – memperhatikan karena menghormati; (2)honor – mengaggungkan/memuliakan; (3)respect – menghormati.

Contoh-contoh di Alkitab yang mengalami suatu kerugian yang sangat fatal karena tidak memperhatikan perintah-perintah Tuhan, yaitu:

  1. Adam dan Hawa. Kejadian 2:16-17 berkata Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.”” Tetapi Hawa ‘menambahkan’ Firman Allah dengan berkata tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati.”” (Kejadian 3:3). Kita harus belajar memperhatikan perintah Tuhan dengan sungguh-sungguh agar kita tidak binasa. Waspadalah terhadap pengajaran sesat agar kita tidak terjebak oleh iblis! Semua firman Allah adalah murni. Ia adalah perisai bagi orang-orang yang berlindung pada-Nya. Jangan menambahi firman-Nya, supaya engkau tidak ditegur-Nya dan dianggap pendusta.” (Amsal 30:5-6).
  2. Kain. Persembahan Habel diterima Tuhan karena menyenangkan hati Tuhan, sedangkan persembahan Kain tidak. Mengapa? Karena Habel lebih memperhatikan dan melakukan perintah Tuhan dibanding Kain, bukan karena Habel seorang gembala ternak. Habel mengerti bahwa harus ada ‘korban’ (Tuhan mengorbankan/menyembelih seekor binatang) untuk menyucikan dosa manusia (menutup aurat Adam dan Hawa) – Kejadian 3:21. Habel belajar mengorbankan sesuatu untuk menyenangkan hati Tuhan. Kejadian 4:5-7 berkata tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram. Firman TUHAN kepada Kain: “Mengapa hatimu panas dan mukamu muram? Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.”” Berhati-hatilah, jangan seperti Kain yang tidak mempedulikan/mengindahkan perintah Tuhan! Jika kita membenci seseorang, kita juga sedang membenci Tuhan. Tetapi kita juga harus ingat, jangan melakukan pembalasan karena hal itu adalah hak Tuhan (Ibrani 10:30; Roma 12:19) sehingga akan dibalaskan kepada kita tujuh kali lipat jika kita melakukannya (Kejadian 4:13-15). Jangan merampas hak Tuhan! Akibat karena tidak mengindahkan perintah Tuhan yaitu tidak akan pernah menerima berkat Tuhan secara maksimal (Kejadian 4:9-12) juga tidak ada perisai Tuhan yang memagari kita (Maleakhi 3:7-12).

Berkat karena kita menaruh hormat pada perintah Tuhan yaitu menikmati keadaan yang baik dan umur yang panjang. Matius 8:5-13 mengisahkan seorang perwira Kapernaum yang menaruh hormat kepada Yesus sebagai Tuhan bukan sebagai anak seorang tukang kayu sehingga perwira tersebut menerima upah dari sikap hormatnya kepada Tuhan Yesus. Ada reward/upah dari penghormatan kita kepada Tuhan, bahkan Tuhan Yesus pun telah memberikan teladan penghormatan kepada kita sehingga Surga terbuka dan Allah Bapa berkenan kepada-Nya (Matius 3:1-17). Jangan gunakan pikiran kita sendiri, karena ketika kita mengandalkan Tuhan, akan ada berkat Tuhan yang melimpah-limpah turun atas kita. Tuhan Yesus memberkati.

Category

%d bloggers like this: