HEAVENOUS

Integritas Awal Dari Multiplikasi Dan Promosi

Posted on: September 11, 2011

  • In: GBI Sukawarna
  • Comments Off on Integritas Awal Dari Multiplikasi Dan Promosi

Integritas berarti:

  1. Integrate (Bahasa Latin), yaitu komplit/tanpa cacat, sempurna, tanpa kedok.
  2. Mutu, sifat/keadaan yang menunjukan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan dan kejujuran.
  3. Melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang kita katakan dan apa yang kita lakukan, maksudnya adalah apa yang ada di hati dan yang kita ucapkan, yang kita pikirkan dan yang kita lakukan adalah sama atau dengan kata lain tindakan konsisten yang sesuai dengan perkataan.
  4. Penepatan janji-janji kita.
  5. Fondasi di mana hidup kita dibangun di atasnya.
  6. Asset yang berwujud tindakan dan gaya hidup.

Jadi, integritas berarti kualitas (value) yang dimiliki seseorang dan mewujud dalam tindakan (karakter).

Ciri-ciri orang yang berintegritas:

  1. Menghargai waktu – karena di dunia ini banyak orang pintar tetapi sedikit orang bijaksana – (Mazmur 90:10-12; Matius 25:1-13).
  2. Menghargai sebuah janji – harus tepat janji karena Tuhan Yesus begitu – (Matius 28:20b).
  3. Bersemangat, bertanggung jawab dan tuntas (Roma 12:11; Kolose 3:23).
  4. Memiliki penguasaan diri yang kuat – siap mematikan kedagingan – (2 Korintus 5:17).
  5. Menerima segala kelebihan dan kekurangan orang lain (Matius 22:40).
  6. Menjunjung tinggi kejujuran (Amsal 3:32; Mazmur 32:11).
  7. Memiliki pikiran dan perasaan Kristus (Filipi 2:5).

Alasan kita harus memiliki integritas, karena:

  1. Integritas adalah standar yang Tuhan cari dalam diri kita – Allah menghendaki kita untuk berusaha menjadi sama dengan Dia karena kita diciptakan seturut rupa-Nya – (Kejadian 1:26; 1 Yohanes 2:6).
  2. Integritas menentukan masa depan hidup kita – semakin tinggi dan besar nilai sesuatu, semakin tinggi dan besar orang menghargainya, jadilah pribadi yang benar di hadapan Tuhan dan manusia – (Roma 14:17-18).
  3. Integritas kita sangat berpengaruh terhadap lingkungan kita – cara berpikir dan gaya hidup kita akan diikuti oleh orang-orang yang kita pimpin – (Matius 5:13-16).
  4. Integritas adalah khotbah yang hidup – kita adalah suratan yang terbuka – (2 Korintus 3:2).

 

Integritas sangat penting dalam kehidupan kekristenan dan itu dibangun lewat proses dan komitmen. Kita harus memiliki komitmen yang kuat untuk mejadi orang-orang Kristen yang berintegritas dan hidup seperti Tuhan Yesus sehingga kita mengalami multiplikasi dan promosi, karena integritas adalah pribadi Tuhan Yesus sendiri. Tuhan Yesus memberkati.

Category

%d bloggers like this: