HEAVENOUS

Dimuliakan Sebagai Imam & Raja

Posted on: August 28, 2011

Roma 8:29-30

“Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.”

Shalom!

Sepantasnyalah kita berbahagia karena Tuhan ingin agar posisi/kedudukan umat-Nya ada di tempat yang paling tinggi, yaitu di tempat di mana Tuhan mengangkat dan memuliakan kita. Waktu demi waktu hidup kita semakin disempurnakan oleh Tuhan melalui pengenalan yang lebih dalam lagi akan Dia. 1 Petrus 2:9-10 berkata “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.” Kemuliaan yang seperti inilah yang Tuhan ingin agar kita ada di dalamnya.

Keluaran 19:4-6 berkata “Kamu sendiri telah melihat apa yang Kulakukan kepada orang Mesir, dan bagaimana Aku telah mendukung kamu di atas sayap rajawali dan membawa kamu kepada-Ku. Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi. Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel.” Tuhan sangat rindu untuk mengubah pola pikir umat Israel sebagai budak menjadi pola pikir sebagai raja sehingga mereka layak berada di tempat yang mulia di mata Tuhan.

Wahyu 20:5-6 berkata “Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu. Inilah kebangkitan pertama. Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya.” Tujuan akhir (goal) orang Kristen bukanlah banyaknya umat atau besarnya gedung beribadah tetapi status imam dan raja yang mulia dalam Kerajaan Damai bersama Tuhan.

Bilangan 3:3 berkata “Itulah nama anak-anak Harun, imam-imam yang diurapi, yang telah ditahbiskan untuk memegang jabatan imam.” Tuhan telah menentukan umat-Nya menjadi imam dan raja. Tuhan telah menyediakan pengurapan yang luar biasa bagi kita sebagai iman dan raja.

Tugas imam yaitu melayani di tempat kudus Tuhan untuk menyenangkan hati Tuhan dan menyampaikan pesan Tuhan kepada umat-Nya (memberkati orang lain, menjadi garam dan terang dunia) sedangkan raja bertugas untuk menyediakan seluruh kebutuhan imam (memperhatikan kebutuhan orang lain yang menderita – Mazmur 72:12-14, Amsal 19:17). Ketika kita menunaikan kewajiban kita sebagai imam dan raja, maka berkat Tuhan yang melimpah akan kita terima (Yesaya 45:1). Tuhan Yesus memberkati.

Category

%d bloggers like this: