HEAVENOUS

Prinsip-Prinsip Dasar Kehidupan

Posted on: August 22, 2011

Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka. Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran.”

(Efesus 4:17-19)

6 daerah konflik

Keyakinan keselamatan, gambar diri, tujuan hidup, keharmonisan rumah tangga, kemurnian moral, persahabatan yang sehat.

Penyebab konflik

Akar penyebab konflik adalah KESOMBONGAN. Kesombongan menghasilkan kepahitan (Ibrani 12:15-16), cinta uang (1 Timotius 6:10), kenajisan (Titus 1:15-16).

Faktor yang mempengaruhi kesombongan

Materi, kecerdasan, kebaikan.

Akar dari kesombongan adalah ego yang berlebihan.

Sebenarnya, Tuhan menciptakan manusia memiliki ego agar manusia memiliki rasa keberhargaan diri (self esteem) dan kepercayaan diri (self confidence). Namun, kelebihan ego membuat manusia terjebak dalam kebanggaan diri (pride/ilusi ego) yang menuntun manusia kepada ketamakan (ekstrim suka) dan kebencian (ekstrim tidak suka).

Kesombongan adalah penyebab rusaknya karakter manusia

Membuat manusia menjadi egosentris (egois/berpusat kepada diri sendiri), tidak bergantung kepada Tuhan tetapi kepada ‘aku’ dan hal-hal lain yang bersifat independen sehingga berusaha menjadi ‘seseorang’ tetapi tidak memiliki kemampuan (contoh: Lucifer yang berupaya menjadi Tuhan).

Tanda-tanda kesombongan

  1. Mencuri kemuliaan Tuhan
  2. Menuntut orang lain secara berlebihan untuk memuaskan keinginan pribadi
  3. Merasa lebih
  4. Sinis dan meremehkan orang lain sehingga tidak melihat suatu kebaikan apapun dan meragukan sifat baik yang ada pada sesuatu
  5. Kritik yang tidak sehat/kecaman
  6. Iri/tamak
  7. Keras hati
  8. Roh yang sulit diajar
  9. Tidak loyal
  10. Tidak sabar
  11. Kepahitan
  12. Berupaya menyenangkan orang lain walau melanggar nilai-nilai kebenaran
  13. Mengasihi diri sendiri

Cara mengalahkan kesombongan

Tuhan mengizinkan masalah terjadi dalam kehidupan kita untuk memurnikan kita dari sifat-sifat yang tidak berkenan di hadapan-Nya. Ketika kita mengalami masalah, hendaklah kita meresponinya dengan reaksi yang benar (percaya Tuhan memberikan anugerah dan kasih karunia, berani, temukan inti pembelajaran, sabar, ikuti prosedur) bukan dengan reaksi yang salah (ingin cepat selesai, cari jalan pintas, lari dari persoalan, menyerah, meratapi nasib, mengasihani diri). Belajarlah untuk bisa berkata ‘cukup’ karena orang kaya adalah orang yang kebutuhannya paling sedikit. Tuhan Yesus memberkati.

Category

%d bloggers like this: