HEAVENOUS

Hidup Maksimal Dalam Kristus

Posted on: July 3, 2011

Roma 5:17

“Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus.”

Shalom!

Seringkali kita salah dan tidak mencapai kemaksimalan hidup karena kita memandang semua yang kita miliki/yang kita lakukan sudah maksimal, padahal masih ada celah-celah yang masih kosong. Kita memang merasa ‘sudah puas’, namun ketahuilah bersama Yesus Kristus kita bisa mengalami pencapaian tertinggi dalam kehidupan (Matius 14:19; Lukas 19:30).

Hal-hal yang harus kita lakukan agar mengalami kemaksimalan hidup, yaitu:

  1. Lewati goncangan. Yakobus 1:2-4 berkata “Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.” Baiklah kita semakin memperbaiki diri dengan berbuat yang lebih baik dan lebih banyak lagi, tetaplah tekun dan jangan kuatir!
  2. Jangan menoleh ke belakang. Lukas 9:62 berkata ”Tetapi Yesus berkata: “Setiap orang yang siap untuk membajak menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah.” Lihatlah ke depan dan maju, jangan lagi mengingat dan menangisi masa lalu! Jangan kembali lagi kepada kehidupan yang lama, tetapi ikutilah kehendak Tuhan dalam hidup kita kini seperti tertulis dalam Filipi 3:13-14, yaitu “Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.”
  3. Lewat keintiman yang lebih dalam bersama Kristus. Yohanes 15:4-5 berkata “Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.”

Tuhan Yesus memberkati.

Category

%d bloggers like this: