HEAVENOUS

The Power Of Choice

Posted on: June 7, 2011

Pilihan Anda menentukan masa depan Anda.

Yesaya 56:4-5 – ‘Sebab beginilah firman TUHAN: “Kepada orang-orang kebiri yang memelihara hari-hari Sabat-Ku dan yang memilih apa yang Kukehendaki dan yang berpegang kepada perjanjian-Ku, kepada mereka akan Kuberikan dalam rumah-Ku dan di lingkungan tembok-tembok kediaman-Ku suatu tanda peringatan dan nama – itu lebih baik dari pada anak-anak lelaki dan perempuan –, suatu nama abadi yang tidak akan lenyap akan Kuberikan kepada mereka.”

Yang dimaksud dengan orang-orang kebiri adalah seperti yang tertulis dalam Ulangan 23:1 – “Orang yang hancur buah pelirnya atau yang terpotong kemaluannya, janganlah masuk jemaah TUHAN.” – yakni orang-orang yang ‘tidak lengkap’ secara rohani (kerohaniannya kering, sulit mengampuni, dll). Namun, apabila mereka kembali berbalik kepada Tuhan dan melakukan apa yang dikehendaki Tuhan, janji Tuhan pun berlaku kepada mereka.

Oleh karena itu, pilihlah pilihan yang sesuai dengan kehendak Tuhan sebab itulah yang menyenangkan hati Tuhan. Janganlah memilih apa yang tidak Tuhan kehendaki karena itu akan mendukakan hati Tuhan.

Banyak umat Tuhan yang gagal dalam menentukan pilihan hidupnya. Hal ini tentu saja bukan karena kurang urapan Tuhan, namun karena kurangnya tekad. Perlu diingat, bahwa Tuhan memberikan kuasa kepada umat-Nya untuk memiliki TEKAD, seperti tertulis dalam Roma 5:17, “Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus.”

Pilihan-pilihan kebenaran yang harus Anda pilih sebab Tuhan Yesus Kristus sudah mati bagi Anda, yaitu:

  1. Hidup kudus adalah sebuah pilihan. Tuhan Yesus Kristus tetap memilih untuk hidup kudus dalam pencobaan hidup-Nya (Matius 4 :1-11).
  2. Bertahan hidup dalam kebenaran adalah sebuah pilihan. Matius 27:42 – “Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! Ia Raja Israel? Baiklah Ia turun dari salib itu dan kami akan percaya kepada-Nya.”. Meskipun Tuhan Yesus Kristus bisa saja melepaskan diri dari salib tetapi Ia tetap memilih untuk menderita disalibkan demi menyelamatkan umat-Nya daripada hanya menyelamatkan diri-Nya sendiri saja.
  3. Mengampuni adalah sebuah pilihan. Lukas 23:34 – “Yesus berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat. …” Tuhan Yesus mengatakan hal ini ketika Dia sedang disalib dalam keadaan yang paling lelah, sengsara, sendiri, kehabisan banyak darah dan mengalami rasa sakit yang tak tertahankan.

Tuhan Yesus memberkati.

Category

%d bloggers like this: