HEAVENOUS

How To Keep “The Real Chocolate” (Jesus) In A Cake (Christianity)?

Posted on: March 12, 2011

  • In: Pdt. Herry Khoo
  • Comments Off on How To Keep “The Real Chocolate” (Jesus) In A Cake (Christianity)?

Filipi 2:2-5

Ketika pola pikir kita sama dengan pola pikir Kristus, hidup kita harus bisa berdampak pada dunia sehingga kehadiran kita selalu dirindukan orang lain.

Bagaimana berdampak buat dunia?

  1. Mampu mengatasi/menanggalkan keegoisan (tidak mementingkan diri sendiri). Belajar memberi dengan hati, lebih dari apa yang kita pakai. Berilah sesuai dengan kebutuhan orang yang memerlukannya, terutama pada orang yang tak bisa membalas pemberian kita. Ingatlah karena kita pun tak akan pernah bisa membalas kasih Tuhan pada kita. Tuhan memenuhi keperluan kita, bukan keinginan kita. Setiap berkat yang Tuhan beri pasti ada maksud Tuhan untuk kebaikan bagi orang lain juga, bukan hanya untuk dihabiskan oleh diri sendiri.
  2. Mampu mengatasi perbedaan. Kalau kamu berbeda sebenarnya Tuhan sedang menunjukan siapa dirimu yang sebenarnya. (Amsal 27:17) Belajar untuk mengatasi hal ini dengan bijak dengan hikmat Tuhan.
  3. Mampu mengatasi rasa takut. Takut itu ga dosa sebab Yesus pun pernah merasa takut tapi diliputi rasa takut itu dosa karena rasa takut itu bukan dari Tuhan (Tuhan tidak pernah memberi roh ketakutan). Karena takut, kasih menjadi tak sempurna (takut menginjil, takut memberi untuk pelayanan). Pakailah Firman Tuhan untuk membangun, menyembuhkan dan mendorong untuk hal-hal kebaikan bukan untuk menghakimi orang lain.

Kita harus menjadi garam dan terang bagi dunia yang sudah hambar dengan kasih. Dunia harus melihat Yesus di dalam kita karena keKristenan kita mempermuliakan Tuhan bukan mempermalukan Tuhan. Multiplikasikan karakter Kristus dalam diri kita (buah Roh), bukan hanya fokus pada multiplikasi harta, maka promosi Tuhan pun akan mengikuti, sebab kalau Tuhan yang angkat kita, tak ada yang bisa menurunkannya.

 

Category